
Bekam (Al-Hijamah atau Cupping Therapy) adalah salah satu metode pengobatan tertua di dunia yang keberadaannya didukung oleh sejarah peradaban kuno, ajaran agama, dan semakin banyak diteliti oleh ilmu pengetahuan modern. Bekam berfungsi menciptakan vakum pada kulit untuk menarik darah statis, racun, dan merangsang penyembuhan alami tubuh.
I. Manfaat Berbekam Menurut Dalil dan Anjuran Agama
Dalam Islam, bekam memiliki landasan yang kuat sebagai bagian dari Thibbun Nabawi (Pengobatan Nabi). Manfaat bekam tidak hanya bersifat fisik tetapi juga spiritual karena merupakan sunnah.
1. Bekam sebagai Kesembuhan yang Dianjurkan
Nabi Muhammad SAW secara langsung merekomendasikan bekam sebagai metode pengobatan yang efektif.
Hadis tentang Keutamaan Bekam:
“Sesungguhnya sebaik-baik apa yang kalian lakukan untuk mengobati penyakit adalah dengan melakukan bekam.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis tentang Tiga Macam Pengobatan:
“Kesembuhan terdapat dalam tiga hal: sayatan alat bekam, meminum madu, dan kay (pengobatan dengan besi panas). Namun aku melarang umatku melakukan kay.” (HR. Bukhari)
Hadis-hadis ini menunjukkan bahwa bekam adalah praktik penyembuhan yang diutamakan.
2. Wasiat Para Malaikat
Kisah Isra’ Mi’raj menunjukkan betapa pentingnya bekam, bahkan di mata makhluk suci:
Hadis Wasiat Malaikat:
“Tidaklah aku melewati sekumpulan malaikat pada malam aku di-Isra’kan, melainkan mereka semua berkata: ‘Wahai Muhammad, perintahkanlah umatmu untuk berbekam’.” (HR. Ibnu Majah)
Dalil ini menegaskan status bekam sebagai anjuran universal yang membawa kebaikan bagi kesehatan umat.
3. Mengatasi Rasa Sakit dan Pusing
Nabi SAW sendiri pernah melakukan bekam untuk meredakan keluhan:
- Beliau pernah berbekam di bagian kepala karena sakit kepala yang dideritanya.
Manfaat utama bekam menurut dalil adalah memberikan kesembuhan (syifa’), mengeluarkan darah kotor (detoksifikasi), dan menyegarkan badan.
II. Manfaat Berbekam Menurut Sains dan Bukti Klinis
Meskipun mekanisme kerja bekam masih terus diteliti secara mendalam, sejumlah penelitian klinis dan ulasan sistematis menunjukkan bukti kuat mengenai manfaat terapi ini, terutama pada kondisi yang berkaitan dengan nyeri dan sirkulasi.
1. Meredakan Nyeri Akut dan Kronis
Ini adalah manfaat bekam yang paling banyak didukung oleh bukti ilmiah (terutama dry cupping dan wet cupping).
- Peningkatan Ambang Batas Nyeri (Pain Threshold): Bekam diyakini bekerja berdasarkan Teori Gerbang Nyeri (Pain-Gate Theory) dan Kontrol Hambatan Noxious Difus (DNIC/CPM). Tekanan dan sensasi yang dihasilkan oleh hisapan cawan merangsang serat saraf besar, yang kemudian memblokir atau menenggelamkan sinyal nyeri yang dikirim ke otak, sehingga memberikan efek pereda nyeri seketika.
- Target Kondisi Nyeri: Efektif untuk:
- Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain)
- Nyeri Leher dan Bahu
- Migrain dan Sakit Kepala Tegang (Tension Headaches)
- Fibromyalgia dan Radang Sendi (Arthritis)
2. Melancarkan Sirkulasi Darah dan Detoksifikasi
Penciptaan vakum menarik darah dan cairan tubuh ke permukaan kulit.
- Peningkatan Aliran Darah Lokal: Hisapan cawan menyebabkan pelebaran pembuluh darah (vasodilatasi) di area yang dibekam, yang meningkatkan aliran darah ke jaringan yang kekurangan oksigen. Ini membantu perbaikan sel dan mempercepat proses penyembuhan alami.
- Pengeluaran Racun (Darah Statis): Bekam basah secara spesifik dapat mengeluarkan darah statis yang terjebak di bawah permukaan kulit. Darah ini sering mengandung zat sisa metabolisme tinggi seperti asam urat, kolesterol berlebih, dan zat inflamasi (cytokines), sehingga membantu proses detoksifikasi tubuh.
3. Efek Anti-inflamasi dan Imunitas
Bekam dapat memicu respons sistem kekebalan tubuh yang bermanfaat.
- Mengurangi Peradangan: Bekam menghasilkan “cedera mikro” yang terkontrol di area lokal. Tubuh merespons dengan mengirimkan sel-sel kekebalan (seperti sel darah putih dan makrofag) ke lokasi tersebut, yang membantu membersihkan zat peradangan dan meredakan pembengkakan sistemik.
- Meningkatkan Fungsi Imun: Stimulasi ini diyakini dapat meningkatkan fungsi kekebalan seluler, membantu tubuh melawan infeksi dan penyakit.
4. Relaksasi dan Pengurangan Stres
Meskipun bersifat fisik, bekam juga memberikan manfaat psikologis.
- Pelepasan Opioid Endogen: Bekam diketahui merangsang pelepasan opioid endogen (pereda nyeri alami tubuh) di otak, yang menghasilkan efek menenangkan, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan relaksasi sistemik.
Tabel Ringkasan Manfaat
| Fokus Manfaat | Dalil (Thibbun Nabawi) | Sains (Mekanisme Klinis) |
| Pereda Nyeri | Nabi SAW berbekam karena sakit kepala. | Memicu Pain-Gate Theory dan pelepasan Opioid Endogen. |
| Sirkulasi/Detoks | Mengeluarkan darah kotor dan menyegarkan badan. | Meningkatkan sirkulasi lokal, mengeluarkan zat inflamasi (asam urat, kolesterol). |
| Imunitas/Kesehatan | Bekam adalah kesembuhan (syifa’) terbaik. | Memicu respons imun lokal dan sistemik, bersifat anti-inflamasi. |
Penutup
Terapi bekam menawarkan sinergi unik antara keyakinan spiritual dan manfaat fisiologis. Dukungan kuat dari dalil Islam memberikan dimensi keagamaan pada praktik ini, sementara bukti ilmiah terus menguatkan perannya sebagai terapi komplementer yang efektif untuk manajemen nyeri dan peningkatan sirkulasi.
