
Dalam beberapa tahun terakhir, terapi bekam (cupping) telah bertransformasi dari pengobatan tradisional yang eksklusif menjadi tren kesehatan yang diadvokasi oleh banyak tokoh publik, termasuk atlet kelas dunia dan para artis. Bekas lingkaran merah di punggung, yang dulunya dianggap aneh, kini menjadi simbol kebugaran dan gaya hidup sehat yang sering terlihat di media sosial dan karpet merah.
Siapa Saja yang Mempopulerkan Bekam?
Popularitas bekam di kalangan artis dan atlet global mulai meroket pada Olimpiade Rio 2016 ketika perenang legendaris Amerika Serikat, Michael Phelps, terlihat memiliki bekas bekam yang jelas di bahunya. Sejak saat itu, praktik ini menjadi perhatian media dan dicoba oleh banyak selebriti.
1. Selebriti Global
Di dunia Hollywood, bekam telah lama menjadi rahasia kecantikan dan kebugaran:
- Gwyneth Paltrow dan Jennifer Aniston adalah dua aktris yang dikenal telah menggunakan bekam sejak awal 2000-an, terutama untuk tujuan detoksifikasi dan relaksasi.
- Figur lain seperti Justin Bieber, Kim Kardashian, dan Madonna juga dilaporkan pernah menjalani terapi ini, sering kali memicu liputan media yang luas.
Fenomena ini menunjukkan bahwa bekam tidak lagi terbatas pada budaya tertentu, tetapi telah menjadi bagian dari regimen kesehatan holistik para superstar.
2. Artis Indonesia
Di Indonesia, di mana bekam sudah memiliki akar yang kuat dalam tradisi dan agama (sebagai Thibbun Nabawi), kepopulerannya di kalangan artis semakin menguat, didorong oleh media sosial.
- Meskipun tidak semua artis secara terbuka memamerkan bekas bekam, banyak yang mengadopsinya sebagai cara menjaga stamina.
- Para artis sering membagikan momen mereka melakukan bekam, terutama Bekam Kering (untuk relaksasi) dan Bekam Basah (untuk detoksifikasi), sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran fisik yang sangat penting dalam jadwal shooting yang padat dan tuntutan penampilan yang tinggi.
Mereka menjadikan bekam sebagai opsi untuk pemulihan alami dan pencegahan, sejalan dengan gaya hidup back to nature yang sedang tren di kalangan milenial dan Gen Z.
Mengapa Bekam Menarik bagi Artis dan Selebriti?
Pilihan para figur publik terhadap bekam didorong oleh beberapa faktor yang sangat relevan dengan tuntutan profesi mereka:
1. Pemulihan Cepat dari Kelelahan Otot
Artis, terutama mereka yang aktif di film laga, musikal, atau memiliki jadwal tur yang melelahkan, sering mengalami nyeri otot dan kelelahan kronis.
- Ilmu di Balik Pemulihan: Bekam efektif untuk mengurangi ketegangan otot dan mempercepat pemulihan karena hisapan kop membantu meningkatkan aliran darah (sirkulasi) ke area yang tegang. Peningkatan aliran darah ini membawa oksigen dan nutrisi lebih cepat, sekaligus membantu membuang produk limbah metabolisme (asam laktat) yang menyebabkan pegal.
2. Detoksifikasi dan Kesehatan Kulit (Estetika)
Penampilan adalah aset utama para artis. Bekam dianggap membantu menjaga tampilan luar dari dalam.
- Efek Detoks: Bekam basah secara khusus dapat mengeluarkan darah statis yang diyakini mengandung racun atau kelebihan zat sisa. Bagi selebriti yang dituntut selalu prima, proses detoksifikasi ini dipercaya mampu membersihkan darah dan secara tidak langsung membuat kulit tampak lebih sehat dan berseri.
- Perawatan Wajah (Facial Cupping): Beberapa selebriti wanita juga menggunakan facial cupping (bekam kering ringan khusus wajah) untuk tujuan kecantikan, seperti merangsang kolagen, mengurangi bengkak, dan melancarkan drainase limfatik.
3. Solusi Alami dan Holistik
Di tengah maraknya obat-obatan kimia, bekam menawarkan alternatif yang menarik.
- Pendekatan Thibbun Nabawi: Bagi artis Muslim, bekam memiliki nilai tambah spiritual karena merupakan sunnah Nabi, menjadikannya pilihan yang diutamakan.
- Pengurangan Stres: Jadwal pekerjaan yang tidak menentu seringkali memicu stres. Bekam diketahui dapat merangsang pelepasan endorfin, yaitu hormon pereda nyeri dan peningkat mood alami tubuh, membantu mencapai relaksasi yang mendalam.
Tantangan dan Persepsi Publik
Meskipun menjadi tren, bekam tidak lepas dari tantangan dan kontroversi. Bekas memar kemerahan yang ditinggalkan bekam (tanda sirkulasi yang ditarik) kadang memicu perdebatan di media sosial.
- Isu Keamanan: Kisah-kisah tentang artis yang mengalami efek samping (seperti luka bakar pada bekam api) menyoroti pentingnya memilih praktisi yang tersertifikasi dan menjamin sterilitas alat sesuai standar medis.
- Kontroversi Medis: Beberapa kritikus medis masih memperdebatkan bukti ilmiah spesifik dari bekam, meski semakin banyak penelitian yang mendukung efektivitasnya dalam manajemen nyeri.
Namun, bagi banyak artis, endorsement visual dari bekas bekam tersebut justru menjadi validasi bahwa mereka telah melakukan upaya serius untuk menjaga kesehatan mereka secara alami.
Kesimpulan
Tren bekam di kalangan artis membuktikan bahwa terapi tradisional ini relevan dengan gaya hidup modern yang menuntut kebugaran dan pemulihan cepat. Bagi mereka, bekam bukan hanya pengobatan, tetapi juga pernyataan gaya hidup yang memprioritaskan kesehatan holistik dan alami di tengah gemerlapnya dunia hiburan.
